Harga Bibit Lele

Ikan lele adalah salah satu jenis ikan yang populer dan tidak asing di masyarakat Indonesia. Ikan lele merupakan ikan yang hidup di air tawar.

Kebanyakan masyarakat menyukai ikan lele ini dan ada juga yang lebih memilih mmembudidaya ikan lele dari pada ikan lainya, hal tersebut bisa karena harga bibit lele tidak terlalu mahal dan mempunyai nutrisi yang seimbang.

Gambar Bibit ikan lele beserta harganya
youtube.com

Bibit lele salah satu faktor penentu kesuksesan budidaya ikan lele. Pasalnya, risiko kerugian yang kamu terima bergantung pada kualitas bibit yang dipilih.

Jika kamu ingin membeli bibit ikan lele sebaiknya amati secara detil bagaimana performa ikan lele sebelum kamu putuskan untuk membeli.

 

Jenis Bibit Ikan Lele

Gambar Jenis bibit ikan lele
pinterest.com

1. Ikan Lele Dumbo

Lele dumbo merupakan ikan favorit untuk dikonsumsi, untuk dikalangan peternak ikan lele menjadi promadona karena proses pertumbuhannya cepat dan memiliki badan yang jumbo atau bongsor.

Sebagai perbandingan ukuran lele dumbo dengan lele lokal misal lele dumbo berumur 2 bulan besar badannya dampai dua kali lipat lele lokal yang berumur satu tahun. Sejarah jenis lele ini didatangkan dari Taiwan sekitar tahun 1985 ke Indonesia.

Munut keterangan berbagai sumber, lele dumbo adalah hasil perkawinan antara ikan lele Taiwan (Clarias Fuscus) dengan ikan lele dari Afrika (Clarias Mosambicus). Jika dilihat dari segi fisik lele dumbo dapat dibedakan dengan lele lokal.

Lele lokal berwarna hitam pekat sementara untuk lele dumbo memiliki warna hitam kehijauan. Apabila ikan lele dumbo stres atau terkejut maka kulitnya akan berubah menjadi bercak-bercak hitam atau putih, namun akan berangsur membaik seperti warna awalnya.

Ikan lele dumbo mempunyai patil, akan tetapi patil lele dumbo tidak mengeluarkan racun seperti lele lokal. Sehingga aman untuk kamu pegang namun juga harus berhati-hati.

Jika kamu ingin memeilihara atau membudidayakan ikan lele ini dikolam seperti kolam tanah sanagat cocok karena ikan lele dumbo tidak memiliki kebiasaan untuk membuat lubang ditanah.

Memang dari segi pertumbuhan lele dumbo bisa lebih cepat dan besar, namun daging lele dumbo sedikit lebih lembek.

2. Ikan Lele Lokal

Clarias Batrachus atau lele lokal adalah salah satu jenis lele yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia karena rasa dagingnya yang enak. Tetapi jenis lele lokal ini kurang diminati para peternak lele dengan alasan kurang menguntungkan.

Hal tersebut karena proses pertumbuhan ikan lele lokal yang cenderung lambat seperti yang sudah dibahas sebelumnya, lele lokal berumur satu tahun sama besarnya dnegan lele dumbo yang berumur 2 bulan.

Padahal dahulu sebelum ikan lele dumbo masuk ke indonesia banyak petani ikan yang membudidayakan ikan lele lokal ini. Lele lokal mempunyai Food Convertion Ratio (FCR) cukup tinggi yang artinya rasio pakan diberikan terhadap berat daging yang dihasilkan tinggi.

Ada tiga jenis lele lokal di Indonesia seperti lele merah, lele putih atau belang, dan lele hitam. Dari ketiga jenis lele lokal tersebut yang paling banyak ditemukan atau dibudidayakan yaitu jenis lele hitam.

Kemudian untuk jenis lele putih dan merah lebih banyak dibudidayakan sebagai ikan hias. Ciri khas lele lokal yaitu mempunyai patil yang tajam dan berbisa, terutama ketika masih remaja. Patil tersbut bisa membunuh mangsanya dan jika terkena ke tubuh manusia bisa membuat demam dan bengkak.

3. Ikan Lele Phyton

Lele Phyton berbeda dengan jenis lele unggulan lain yang biasanya ditemukan oleh para peneliti, jenis lele phyton justru ditemukan oleh para pembudidaya lele di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten di tahun 2004.

Varietas lele phyton ini  adalah hasil dari persilangan induk lele eks Thailand F2 denagn induk lele lokal. Tetapi disayangkan karena tidak diketahui apa jenis dari indukan dan dari generasi keberapa indukan ikan lele lokal berasal.

Dari sumber penemu lele phyton ini bisa dari lele lokal uang banyak dibudidaya oleh masyarakat setempat secara turun temurun. Namun berdasarkan literatur, lele phyton yang berasal dari induk betina lele eks Thailand F2 sama induk jantan lele dumbo F6.

Jenis lele phyton memiliki ketahanan terhadap cuaca dingin dengan tinkat kelangsungan hidup (survival rate) lebih dari 90%.

Kemudian itu, FCR mencapai 1 yang artinya satu kilogram pekan menjadi satu kilogram daging dihitung mulai benih ditebar hingga masas panen denagn siklus pemeliharaan selama 50 hari.

4. Ikan Lele Sangkuriang

Jenis lele sangkuriang merupakan hasil persilangan dari lele dumbo betina dumbo F2 dan indukan jantan F6. Lele jenis ini memiliki daging dengan kualitas yang cukup baik dan juga bisa dipelihara dalam segala kondisi air yang minim.

Ciri khas dari lele sangkuriang hampir sama dengan lele dumbo pada umumnya, namun mulut lebih lonjong, matanya lebih kecil, bentuk badannya lebih bulatm serta warnanya abu-abu.

Ikan lele ini juga memiliki postur tubuh yang lebih besar dibandingkan lele dumbo atau phyton. Jumlah telur yang dihasilkan lele sangkurian terbilang banyak, daya tetas telur juga tinggim dan ukuran benih yang dihasilkan merata.

Namun ada kekurangan yaitu tidak bisa membenihkan dari indukan, hal ini karena kualitas dapat menurun. Sehingga proses pembenihan harus dilakukan dengan cara persilangan balik.

Lele sangkuriang dapat dibudidayakan dengan optimal di udara sejuk namun benihnya kurang bisa bertahan didaerah suhu panas.

Untuk menyiasati hal tersebut usahakan kolam tidak terlalu panas dan diberi peluang, baik atap atau tanaman air sekitar 50% dari permukaan kolam.

5. Ikan Lele Masamo

Ikan lele masamo adalah jenis lele dari hasil pengumpulan sifat berbagai plasma nutfah lele antara lele dumbo dan Clarias Macrocephalus (Bighead Catfish). Dari situlah ikan lele masamo berasal.

Lele Masamo mempunyai sejumlah keunggulan dibandingkan jenis lele lain seperti produktifitas telur yang tinggi, sifat kanibal rendah, bertubuh besar, rakus makan namun tetap efisien, tingkat keseragaman tinggi, tidak mudah stres, dan tahan terhadap penyakit.

Ciri-ciri ikan lele masamo yaitu memiliki kepala yang lonjong sedikit runcing, warna tubuh kehitaman, terdapat bintik seperti tahi lalat disekujur tubuh, badan lebih panjang, dan patilnya lebih tajam. Jika lele ini stres maka akan muncul warna keabu-abuan.

Indukan lele ini memiliki tonjolan di tenguk kepala lebih terlihat jelas. Namun jika masih dalam kondisi benih lele masamo lebih agresif serta nafsu makannua lebih kuat, sehingga jika manajemen pakan kurang, hal ini bisa menyebabkan kanibalisme antar ikan.

6. Ikan Lele Mutiara

Selanjutnya adalah ikan dengan hasil persilangan antara lele dumbo, lele mesir, lele phyton, lele sangkuriang yaitu lele mutiara. Penelitian terhadap jenis lel mutiara dilakukan sejak tahun 2010 dibalai penelitian pemulihan ikan (BPPI) subang, Jawa Barat.

Keunggulan lele mutiara seperti laju tumbuh kembang yang cukup tinggi sekitar 40% sehingga waktu budidaya ikan ini lebih singkat.

Bibit lele berukuran 5-7 cm yang bisa dipanen dalam waktu 2 bulan bahkan kurang, sedangkan ukuran panen 6-9 ekor per kg keseragaman yang mencapai 80%. Kemudian penggunaan pakan ikan lele mutiara lebih irit dan lebih tahan terhadap penyakit.

7. Ikan Lele Limbat

Clarias Nieuhofii atau ikan lele limbat adalah ikan lele dengan ciri fisik memiliki tubuh panjang berwarna kekuningan atau abu-abu, bagian tubuh atas gelap kehitaman dan keputihan disebelah kepala dan tubuh.

Lele limbat memiliki deret vertikal bintik-bintik keputihan atau kekuningan pada bagian punggung. Lele limbat juga mempunyai banyak jenis diantaranya yaitu lele limbat sentarum dan lele limbat hitam.

Penyebaran habitat asli lele limbat berada diwilayah Asia Tenggara dan biasanya hidup di rawa dan sungai kecil, lel ini juga jarang diternak karena namun juga sering dikonsumsi oleh sebagian orang secara tradisional di alam.

8. Ikan Lele Broadhead

Di Thailand ikan lele ini sering dijadikan makanan yang dikenal sebagai Pla Duk, biasanya disajikan sebagai makanan murah dipinggir jalan denagn cara digoreng atau dipanggang.

Clarias Macrocephalus atau di indonesai sering disebut ikan lele broadhead yang memiliki sirip punggung besar dan tubuh pendek dan agak bulat hampir mirip dengan lele lokal atau lele kampung di Indonesia.

Ikan lele broadhead memiliki habitat di sekitar rawa-rawa, kanal, sawah, genangan dan sungai. Ikan ini juga hampir punah karena sering dikawinsilangkan, hal ini menyebabkan jenis asli sulit ditemukan.

Ciri fisik jenis ikan satu ini mempunyai sirip punggung cukup besar dan tubuh pendek sedikit bulat hampir sama dengan lele lokal atau lele kampung di Indonesia.

Makanan kesukaan lele broadhead seperti serangga, udang muda, ikan kecil, bekatul, tepung ikan dan pelet.

9. Lele Gua Emas

Salah satu jenis lele ini saat ini keberadaannya sangat langka dan cenderung bisa jadi akan punah dikarenakan populasinya yang tahun demi tahun berkurang. Lele gua emas banyak ditemukan di gua, itu sebabnya disebut lele gua emas.

Gua dikenal sebagai gua Aigamas wilayah Otozondjupa, Namibia. Lele gua emas memiliki panjang sampai 16,1 cm. Populasi lele jenis ini sangat langkah, ada yang menyebutkan populasi lele ini hanya sekitar 200 – 400 ekor.

Cara Memilih Bibit Lele Berkualitas

Gambar cara memilih bibit ikan lele
kompasiana.com

1. Bibit Berasal Dari Budidaya Benih Ikan Lele

Bibit lele yang bagus yakni berasal dari hasil budidaya benih ikan lele. Hal ini karena bibit hasil budidaya biasanya jauh lebih terjaga kualitas dan mengalami proses pemeliharaan bibit yang baik.

Biasanya para petani budidaya ikan lele memilih indukan dengan kualitas terbaik yang artinya kamu tidak perlu meragukan lagi untuk bibitan ikan lele hasil indukan tersebut.

2. Gerakan Ikan Lincah

Selanjutnya untuk mengetahui bibit lele yang berkualitas adalah dari cara gerakan ikan yang cukup licah atau aktif. Jika kamu menemukan bibitan lele yang gerakannya lamban atau diam ditempat saja perlu dipertimbangkan lagi untuk dibeli.

Apabila kamu kesulitan untuk menangkap ikan lele karena gerakannya yang gesit yang artinya bibit tersebut sangat bagus kesehatanya, meskipun tidak hanya diukur kelincahannya saja untuk menentukan bibit sehat tidaknya.

Jika kamu ingin menguji lincahnya si bibit ikan lele, caranya dengan masukanikan lele kedalam sebuah wadah. Kemudian miringkan wadah berisi bibit tersebut dan lihatlah apabila pergerakan lele mealwan arus, maka bibit tersebut lincah dan sehat.

3. Fisik Yang Sempurna

Selain faktor kelincahan pergerakan bibit ikan lele, fisik yang sempurna juga sangat menjamin kualitas dari bibit lele. Jika bibit ikan lele terdapat lecet atau cacat dibagain tubuh, alangkah baiknya tidak kamu pilih.

Sebisa mungkin kamu memilih bibit lele dengan badan yang mulus serta denagn warna yang pada umumnya tergantung jenisnya juga. Bagian morfologi tubuh ikan seimbang, dari kepala sampai ekor.

Kulit ikan juga terlihat cerah dan mengkilap sehingga dapat dipastikan bibit tersebut sehat. Dan jika kamu menemukan ikan denagn ciri-ciri tidak sempurna sebaiknya pisahkan dari bibit ikan lele lain.

4. Ukuran Bibit Harus Seragam

Bibit lele yang baik juga memiliki ukuran yang sama antar bibit ikannya. Hal ini harus kamu perhatikan karena jika ukuran bibit lele yang tidak seragam maka terjadi resiko kanibal antara ikan lele dengan ukuran lebih besar akan memakan bibit lele ukuran yang lebih kecil.

Selain akan memicu resiko kanibal, ukuran lele yang tidak seragam juga akan mempengaruhi proses pertumbuhan. Jika awalnya bibit tidak seragam maka ketika besar juga ukuran tidak akan sama.

Alangkah baiknya kamu kelompokan bibit lele berdasarkan ukuran yang sama, pisahkan juga kolam antar ukuran bibit yang berbeda.

5. Memiliki Sertifikat CPIB

Kriteria dalam memilih bibit lele yang berkualitas adalah harus memiliki CPIB (Cara Pemebenihan Ikan yang Baik). Sertifikat ini membentu kamu untuk mengetahui asal dari indukan dan jenis apa yang dipakai.

Tetapi tidak semua peternak lele memiliki sertifikat CPIB, hal ini tidak menjadi patokan. Apabila kriteria sebelumnya sudah cukup untuk menjamin kualitas bibit yang akan kamu beli.

Namun jika bibit dari sang pembudidaya berkualitas maka bisa dipastikan mengantongi sertifikat CPIB.

Daftar Harga Lele Terbaru

JenisHargaSatuan
Harga Bibit Ikan Lele AlbinoRp 1.000ekor
Harga Bibit Ikan Lele DumboRp 500ekor
Harga Bibit Ikan Lele 2-3 cmRp 150ekor
Harga Bibit Ikan Lele 3-5 cmRp 185ekor
Harga Bibit Ikan Lele 4-5 cmRp 185ekor
Harga Bibit Ikan Lele 5-6 cmRp 200ekor
Harga Bibit Ikan Lele 6-7 cmRp 250ekor
Harga Bibit Ikan Lele 7-8 cmRp 275ekor
Harga Bibit Ikan Lele 8-9 cmRp 310ekor
Harga Bibit Ikan Lele 9-10 cmRp 350ekor

Kini banyak penjual bibit ikan lele. Mulai dari ikan lele lokal, lele dumbo, sangkuriang sampai phyton.

Tetapi, tidak semua bibit yang dijual mempunyai kualitas baik. Cara paling sederhana yaitu melihat pergerakan bibit ikan lele.

Harga bibit ikan lele diatas juga dapat berubah tanpa pemeberitahuan terlebih dahulu, semua tergantung dari permintaan pasar.

Baca Juga: Harga Bibit Ikan Sidat

Demikian ulasan menegnai harga bibit ikan lele yang dibahas secara lengkap dan jelas. Semoga bisa menjadi referensi kamu sebelum memebeli bibit lele.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait
Gambar Cacing Sutra
SELENGKAPNYA

Harga Cacing Sutra

Bagi kalangan pengusaha ikan yang memerlukan kebutuhan cacing sutra sebagai pakan rutin setiap harinya. Hal ini menjadi perhatian…
Gambar Cacing Tiger
SELENGKAPNYA

Harga Cacing Tanah

Cacing Tanah merupakan hewan yang tidak hanya menjijikan tapi banyak orang merasa takut atau geli pada hewan satu…
Gambar Sarang Walet
SELENGKAPNYA

Harga Sarang Walet

Khusus kamu yang sedang mencari informasi sepitar sarang walet yang dipercaya kaya akan manfaat yang baik bagi kesehatan…