Harga Bambu

Anda, orang yang sedang terpikir untuk membuat sebuah tempat duduk atau gazebo yang digunakan untuk sekedar bersantai ria ?

Atau anda orang yang sedang membutuhkan bambu dan tidak tahu dimana dan jenis bambu apa yang cocok untuk keperluan anda saat ini ?

Silahkan simak pembahasan artikel berikut ya, supaya anda tahu harga, dan jenis bambu yang tepat yang akan anda butuhkan.

Memang bambu adalah sebuah tanaman yang sangat dibutuhkan oleh umat manusia, mulai dari kerajinan tangan, perabot rumah tangga, sebagai bahan arsitektur dalam pembangunan rumah, dan lain sebagainya.

Secara alami, manusia akan sulit dipisahkan dari yang namanya bambu, nah berikut penjelasan rinci mengenai apa itu bambu.

Seluk Beluk Bambu

netalnews.com

Bambu atau orang jawa biasa menyebutnya dengan sebutan “Pring” adalah sebuahh tanaman yang bisa digolongkan dengan jenis rumput-rumputan yang dimana batangnya memiliki ruas dan berongga.

Bambu memiliki banyak tipe dan jenis nya, yang nanti juga akan kita bahas disini. Nama lain dari bambu adalah buluh, aur, pring, eru, dan masih banyak lagi tergantung dari daerah biasanya menyebutnya dengan nama yang berbeda beda.

Perlu anda ketahui bahwa di dunia ini bambu merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat.

Karena memiliki sistem rhizoma-dependen unik, dalam sehari bambu dapat tumbuh sepanjang 60 cm (24 Inchi) bahkan lebih, tergantung pada kondisi tanah dan klimatologi tempat ia ditanam.

Klasifikasi bambu memiliki lebih dari 10 genus dan 14550 spesies yang tersebar diseluruh dunia. Spesies bambu ditemukan di berbagai lokasi iklim, dari iklim dingin pegunungan hingga daerah tropis panas.

Bambu terdapat di sepanjang Asia Timur dari 50o Lintang Utara di Sakhalin sampai ke sebelah utara Australia, dan di bagian barat India hingga ke Himalaya.

Selain itu, habitat dari bambu sendiri dapat kita temukan di sub-Sahara Afrika ,dan di Amerika dari pertengahan Atlantik Amerika Utara hingga ke selatan ke Argentina dan Cili, mencapai titik paling selatan Bambu pada 47o Lintang Selatan.

Dalam hal ini, bambu tidak bisa anda temukan atau tidak memiliki spesies bambu asli di benua Eropa.

Saking pentingnya dan saking lakunya bambu di pasaran, sampai sampai berbagai perusahaan di Amerika Serikat juga menumbuhkan, memanen, dan mendistribusikan spesies bambu seperti Phyllostachys edulis.

Yang kita ketahui secara umum, bambu digolongkan menjadi 2 jenis yaitu bambu berkayu dari suku Arundinarieae dan Bambuseae, dan bambu rerumputan dari suku Olyreae.

Selain itu analisis molekuler dari pastida menunjukkan bahwa terdapat tiga sampai lima garis keturunan utama dari bambu.

Asal Usul Bambu

goodnewsfromindonesia.id

Bambu banyak kita temukan pada awalnya hanya di daerah iklim tropik di Benua Asia, Afrika, dan sampai Amerika. Namun ada juga bambu yang di temukan di Australia

Benua Asia merupakan daerah penyebaran bambu terbesar. Penyebarannya meliputi wilayah Indoburma, India, Cina, dan Jepang. Daerah Indoburma dianggap sebagai daerah asal tanaman ini.

Selain bisa kita temukan di daerah yang memiliki iklim tropik, bambu juga menyebar ke daerah subtropik dan daerah beriklim sedang di dataran rendah sampai di dataran tinggi.

Di daerah hujan tropis, bambu tumbuh dalam kelompok. Ketika terjadi gangguan hutan alam, misalnya karena logging. Bambu semakin tersebar, misalnya jenis Phyllostachys ditemukan hampir di seluruh daerah Cina, Jepang, dan Taiwan.

Di beberapa negara, tanaman bambu di budidayakan dan banyak di manfaatkan, contohnya adalah negara Indonesia, Bangladesh, China, Dan India.

Fungsi Dan Manfaat Bambu

republika.co.id

Sebenarnya bambu sendiri bisa digunakan untuk berbagai hal, karena sifat bambu sendiri yang kuat dan mudah dibentuk, sehingga sangat gampang untuk dimanfaatkan. Dan untuk lebih lengkapnya, berikut ulasan mengenai manfaat dan fungsi bambu.

1. Membantu Alat Konstruksi Rumah

Pada saat kita baru membangun sebuah rumah, nah untuk menopangnya kita biasanya menggunakan bambu, karena struktur dari bambu sendiri yang kuat dan bisa untuk menahan konstruksi semen yang masih basah.

Dan nantinya bambu tersebut akan digantikan dengan beton beton penyangga yang asli, atau dengan kata lain, bambu tersebut hanya bersifat sementara.

2. Rumah Sederhana

Banyak orang orang zaman dahulu membuat rumah yang sebagian besar kerangka atau bahkan sampai ke temboknya, menggunakan bambu.

Hal tersebut dikarenakan harga bambu yang bisa dibilang lebih murah jika dibandingkan dengan kita harus membangun menggunakan semen.

Karena pada zaman dahulu, penggunaan semen dalam membangun rumah masih sangat jarang.

Dengan hanya dipadukan dengan batang kelapa sebagai penyangga utama, rumah dari bambu sudah bisa dibikin dan bisa ditinggali dengan nyaman.

3. Kerajinan Tangan

Banyak sekali kerajinan tangan rumahan yang dibuat dari bambu, fungsinya pun beragam, mulai dari anyaman bambu yang digunakan atau dibuat untuk kipas tangan, sekat pembatas bilik, tembok rumah seperti yang sudah di jelaskan tadi dan masih banyak lagi kerajinan tangan yang dibuat dari bambu.

4. Membuat Perabot Yang Nyaman

Penggunaan material bambu lagi lagi digunakan dalam pembuatan perabot, hal ini dikarenakan bambu mudah didapat, murah dan kuat sebagai bahan dasar.

Contoh dari perabot tersebut adalah “lincak” atau kursi panjang yang biasa digunakan untuk bersantai ria.

Tempat atau ranjang kasur dari bambu juga terkadang sering digunakan karena kekuatannya bisa menandingi kayu.

5. Gazebo

Penggunaan batang bambu juga sering kita temua pada pembuatan gazebo, mulai dari tiang penyangga nya sampai ke alas nya pun menggunakan bambu.

Biasanya sebelum bambu di tancapkan ke dalam tanah, bambu akan di lapisi semacam pelastik dan di cat agar tidak mudah terkena rayap dan bisa bertahan dengan lama.

6. Daun Dan Rebung

Daun bambu pun memiliki manfaat diantaranya dijadikan alat pembungkus makanan, bahkan dijadikan obat tradisional untuk penurun panas pada anak, karena bambu memiliki kandunan zat yang bersifat mendinginkan.

Begitupun rebung atau tunas bambu atau juga dikenal dengan nama trubus bamboo merupakan kuncup bambu muda yang tumbuh dari dalam tanah.

Rebung ini berasal dari akar rhizon ataupun buku-bukunya, biasanya rebung di konsumsi ketika kuncup bambu berumur 1 – 5 bulan.

7. Mencegah Banjir

Pohon bambu yang ditanami di sekitaran sungai akan sangat berfungsi untuk mencegah adanya banjir, karena hampir sama seperti tanaman bakau di pinggir laut yang mencegah terjadinya banjir, bambu pun bisa loh dimanfaatkan demikian.

8. Alat Pertanian

Biasanya bambu tidak bisa lepas dari yang namanya dunia pertanian, selain untuk membantu perambatan tanaman kacang pada batang bambu yang ditancapkan, bambu juga memiliki beragam manfaat lain loh.

Salah satunya adalah dengan membuat sedemikian rupa bambu agar bisa menjadi wadah yang nantinya bisa untuk mengangkut hasil hasil panen.

9. Sebagai Makanan Hewan

Tunas bambu empuk, ranting, dan dedaunan adalah sumber makanan utama dari panda di Tiongkok, panda merah di Nepal, dan lemur bambu di Madagaskar.

Tikus memakan buah bambu, gorila gunung Afrika juga memakan bambu dan telah didokumentasikan mengkonsumsi nira bambu yang telah berfermentasi dan mengandung alkohol. Simpanse dan gajah juga memakan bagian dari batang bambu.

Larva dari pelubang bambu (ngengat Omphisa fuscidentalis) di Laos, Myanmar, Thailand dan Tiongkok juga memakan pulp dari bambu yang masih hidup. Larva ngengat ini menjadi bahan makanan penduduk setempat.

Kelebihan Memilih Bambu

wajibbaca.com
  • Lebih kuat dari baja. Jenis-jenis bamboo tertentu memiliki kekuatan tensil hingga 28.000 per inci, dibandingkan dengan baja yang memiliki tensil 23.000.

  • Meningkatkan pendapatan petani. Bambu tumbuh di kawasan pedesaan dan kebanyakan dimiliki oleh petani miskin. Memanfaatkan bambu secara lestari dapat membantu menambah penghasilan petani.

  • Berlimpah. Ada lebih dari 1.500 spesies di seluruh dunia, di Indonesia juga ditemukan lebih dari 100 jenis bambu yang hampir seluruhnya dapat dimanfaatkan.

  • Eksotis, indah. Bambu secara alami adalah bahan yang indah dan eksotis, dapat diaplikasikan menjadi berbagai macam produk yang bermanfaat.

  • Rumah yang aman. Lebih dari satu miliar orang tinggal di rumah bambu. Dalam berbagai kejadian, rumah bambu terbuki tahan terhadap gempa bumi.

  • Sumberdaya terbarukan. Bambu dapat dipanen dalam waktu hanya 3-5 tahun dibandingkan dengan 20-50 tahun pada kebanyakan jenis kayu keras. Produksi biomasa bamboo diperkirakan sekitar 20-30 ton per hektar pet tahun.

Jenis Jenis Bambu Di Dunia

rimbakita.com

Bambu memiliki jenis dan namanya juga berbeda beda di seluruh dunia, karena memang tanaman ini sudah sangat terkenal di dunia.

1. Bambusa arundinacea wild (Pring ori)

Batang yang tidak lurus menjadi ciri khas bambu jenis ini, Warna batangnya yang hujau terang dan bisa akan berubah kecoklatan ketika bambu ini mengalami kekeringan.

Warna ungu pekat juga membaluti tunas muda dari bambu ini. Di seluruh batangnya terdapat alat pertahanan diri berupa duri yang tajam, gagah dan melengkung.

Hati hati saat memegang bambu jenis ini karena bisa mengakibatkan gatal dari bulu bulu halus (lugut) dari bambu ini.

2. Bambusa atra lindl

Bambu ini terkenal dengan batangnya yang berwarna hijau gelap ketika bambu ini masih usia muda dan akan berubah menjadi hijau kekuningan saat masa matangnya.

Pada umumnya bambu ini memiliki panjang setiap ruas berkisar antara 60 cm sampai 80 cm, dengan diameter 2 cm sampai 5 cm.

3. Arundinaria japonica

Sering disebut dengan julukan bambu jepang Arundinaria Japonica memiliki ciri khusus pada batangnya yang berwarna kuning kecoklatan dan memiliki daun yang unik yang berbentuk seperti palm.

Tanaman ini termasuk dalam golongan bambu yang bisa tumbuh dengan baik di daerah dingin dan tempat-tempat teduh serta di bawah sinar matahari penuh.

4. Bambusa Blumeana

Bambu ini sering disebut dengan bambu duri karena pada umumnya bambu ini memiliki duri yang tumbuh di ranting dan batangnya.

Di jawa bambu ini juga dikenal dengan sebutan pring gesing, sedangkan orang sunda menyebutnya dengan sebutan haur cucuk.

Warna hijau yang pekat menyelimuti batang dari tanaman bambu jenis ini, dimana ruas batangnya bisa mencapai ukuran berkisar antara 25 cm sampai 35 cm. Sedangkan diameter dari bambu Bambusa Blumeana berkisar antara 8 cm sampai 15 cm.

Bentuk daunnya seperti tombak dengan panjang rata-rata 10 cm sampai 20 cm dan lebar berkisar antara 12cm sampai 25 cm.

Bambu jenis ini tumbuh di daerah yang memiliki iklim tropis dan relatif lembab dan kering seperti di tepi sungai, lereng bukit dan di sepanjang sungai air tawar.

5. Bambusa glaucescens

Bambusa glaucescens (Wild) atau salah satu tanaman bambu yang memiliki nama latin Bambusa multiplex adalah jenis bambu yang berasal dari negara yang terkenal dengan bambunya yakni China (Banyak ditemukan di kisaran Provinsi Guangdong, Guangxi, Hainan, Hunan, Jiangxi, Sichuan, Yunann)

Selain itu bambu jenis ini juga bisa kita temukan di beberapa negara seperti: Nepal, Bhutan, Assam, Sri Lanka, Taiwan dan Indochina utara.

Jenis bambu ini juga telah dinaturalisasi di beberapa negara seperti India, Hindia Barat, Florida, Georgia, Alabama, Irak, Madagaskar dan Mauritius.

Sehingga kini bambu jenis ini sudah menyebar di banyak negara yang memiliki iklim dan media tanam yang cocok dengan bambu tersebut.

6. Bambusa polymorpha

Ciri yang sangat menonjol dari bambu ini bisa anda lihat pada bagian warna di batangnya yang memiliki warna hijau legam yang ditutupi dengan rambut cokelat keputihan dan akan berubah menjadi hujau kecokelatan saat bambu mengalami kekeringan.

Ada yang unik dari bambu jenis ini yakni memiliki caang yang dimulai dari pertengahan batang ke atas, batangnya juga terbungkus dengan selubung berwarna hijau muda dan menjadi cokelat ketika bambu ini sudah dinilai tua dan siap untuk dimanfaatkan.

7. Bambusa maculata 

Bambu ini memiliki nama lain yakni bambu tutul karena warnanya yang hijau dan ada bercak bercak hitam di sekitar batanya yang membuat kesan tutul tutul.

Bambusa maculata atau bambu tutul bisa tumbuh hingga ketinggian 15 m dengan diameter batang 4-8 cm. Bambu jenis ini biasanya dipakai untuk membuat kerajinan dan perabotan rumah tangga. Habitatnya berada di lahan kering dan tandus.

8. Bambusa tulda

Bambusa tulda atau bambu kayu India merupakan jenis bambu yang dapat anda temukan di India, Indochina, Tibet, dan Yunnan. Di India, bambu ini dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kertas.

Pohon ini dapat tumbuh sampai ketinggian 15 m dan diameter 8 cm. Saat muda, warna batang pohonnya berwarna hijau dan ketika sudah dewasa berubah menjadi abu-abu. Percabangan bambu ini dimulai dari dasar hingga ke atas.

9. Bambusa tuldoides (Haur hejo)

Bambu ini meruoakan spesies dari subfamily dari bambusoideae, jenis ini juga merupakan spesies asli dari Guangdong, China.

Dalam beberapa kondisi, bambu ini mampu tumbuh hingga 18 m tergantung dari tempat dan faktor lain (kekeringan). Di beberapa negara, jenis ini dibudidayakan sebagai tanaman bonsai karena memiliki batangnya yang indah jika di bonsaikan.

10. Dendrocalamus asper (Bambu Petung / Bambu Batu)

Bambu ini lebih dikenal dengan julukan bambu kasar atau bambu raksaksa. Habitat bambu ini berada di daerah tropis dan subtropis tepatnya di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Bambu ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan bangunan dan tunasnya dikonsumsi sebagai sayuran karena memiliki tekstur yang tidak begitu keras.

Warna batang bambu ini hijau agak keabu-abuan dan menjadi cokelat kusam ketika kering. Batangnya lurus dengan panjang tipa ruas sekitar 25-60 cm dan diameter batangnya 3,5-15 cm.

11. Bambusa vulgaris (Pring ampel)

Di Indonesia bambu ini lebih banyak dikenal dengan nama Pring Ampel. Di indonesia juga bambu ini sering dimanfaatkan.

Dari beberapa jenis bambu di atas, Pring ampel adalah jenis bambu yang paling mudah dikenali. Karena bambu ini memiliki ciri warna batangnya kuning seperti warna dari buah lemon dengan garis-garis hijau sedangkan warna pada daunnya berwarna hijau gelap.

Bambusa vulgaris merupakan spesies asli Indochina dan provinsi Yunnan di China. Namun kini sudah banyak dibudidayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

12. Dendrocalamus giganteus (Bambu sembilang)

Bambu ini juga dikenal dengan sebutan bambu naga dan merupakan salah satu jenis bambu terbesar di dunia. Bambu sembilang tumbuh di daerah tropis dan subtropis seperti Asia Tenggara.

Pohon bambu ini mempunyai batang yang tinggi dan besar, ketinggiannya mencapai 30-40 m. Habitatnya banyak ditemukan di Bangladesh, India, Sri lanka dan negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Myanmar dan Thailand.

Ciri-ciri dari bambu ini yaitu mempunyai batang berwarna hijau agak keabu-abuan. Tunasnya berwarna ungu kehitaman. Panjang setiap ruas sekitar 25-40 cm dan diameter 10-35 cm.

13. Dinochloa scandens (Bambu cangkoreh)

Batang bambu yang berwarna hitam menjadi ciri khusus bambu jenis ini, selain itu daunnya juga berbentuk bulat menyerupai telur. Tinggi dari bambu ini bisa mencapai 9,1m dengan linkar diameter batangnya bisa mencapai 13 cm.

14. Gigantochloa Astroviolacea (Bambu Hitam, Pring Wulung, Peri Laka)

Bambu ini sering dimanfaatkan sebagi baham pembuatan alat musik, seperti contohnya adalah pembuatan alat musik Angklung, Calung, Gambang, Cemplung dan lain sebagainya.

Selain dimanfaatkan sebagai alat musik, bambub jenis ini juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kerajinan tangan dan juga sering digunakan sebagai bahan meubel karena bambu ini dinilai kuat dan tahan akan hama.

Pertumbuhan bambu ini memang terkenal lebih kecil dan hanya memiliki diameter sekitar 14 cm saja dengan panjang yang mencapai 20 cm.

Salah satu jenis bambu ini sering kita temui adalah bambu atau pring wulung, dimana ciri cirinya adalah memiliki rumpun yang cenderung tetapi tidak rapat serta warna kulit batangnya yang berwarna hijau kehitam hitaman.

Selain itu bambu wulung juga memiliki garis berwarna kuning muda di area sekitar batang.

15. Gigantochloa Apus (Pring Apus / Bambu Apus)

Batang bambu yang sering digunakan sebagai alat pembuatan peralatan memancing, gagang pembuatan payung, kerajinan tangan seperti rak buk, industri pulp, selain itu bambu ini juga bisa dimanfaatkan untuk membuat kertas.

Bambu ini juga sering dibuat menyerupai tirai yang biasa digunakan masyarakat sebagai penghalai angin kencang.

Bambu ini juga memiliki diameter yang bisa dibilang kecil karena biasanya bambu ini hanya mencapai diameter berkisar 4 cm sampai 10 cm saja.

Sehingga selain sebagai kerajinan tangan, bambu ini sering digunakan sebagai tanaman pagar hias.

Salah satu yang terkenal dari bambu ini adalah bambu yang bernama Apus, yang memiliki ciri ciri dapat tumbuh di dataran rendah ataupun di daerah pegunungan.

Warna kulit batang dari bambu ini adalah hijau tua dan ada sedikit kehitam hitaman.

Daftar Harga Bambu Terbaru November 2019

bukalapak.com

Berikut akan kami sajikan beberapa daftar harga bambu terbaru yang telah kami peroleh dari beberapa penjual bambu.

JenisDiameterPanjangHarga/Batang
Gigantochloa Astroviolacea (Pring Wulung)6 cm sampai 8 cm500 cm sampai 600 cmRp 35.000
Gigantochloa Astroviolacea (Pring Wulung)8 cm sampai 10 cm500 cm sampai 600 cmRp 40.000
Gigantochloa Apus (Pring Apus / Bambu Apus)4 cm sampai 6 cm500 cm sampai 600 cmRp 32.000
Gigantochloa Apus (Pring Apus / Bambu Apus)6 cm sampai 8 cm500 cm sampai 600 cmRp 37.000
Cendani (Pring Aurea)1,5 cm sampai 2 cm500 cm sampai 600 cmRp 10.500
Cendani (Pring Aurea)2 cm sampai 3,5 cm500 cm sampai 600 cmRp 14.00
Dendrocalamus asper (Bambu Petung / Bambu Batu)12 cm sampai 14 cm500 cm sampai 600 cmRp 160.000
Dendrocalamus asper (Bambu Petung / Bambu Batu)14 cm sampai 16 cm500 cm sampai 600 cmRp 190.000

Harga yang kami sajikan adalah harga bambu yang mudah untuk ditemukan di Indonesia. Untuk bambu yang dari luar negeri mungkin membutuhkan biaya import tambahan atau anda bisa membudidayakan sendiri bambu tersebut.

Baca Juga :Harga Minyak Kutus Kutus Bali

Sekian pembahasan kali ini mengenai daftar harga bambu, mungkin harga dapat berubah saat permintaan sedang tinggi atau mungkin harga di tiap daerah bisa berbeda beda, apabila ada kesalahan kami mohon maaf, sampai jumpa di artikel berikutnya, terimakasih..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait