Biaya Cuci Darah

Gagal Ginjal Merupakan salah satu penyumbang kematian cukup banyak di Indonesia. Bagi mereka yang divonis mengidap sakit gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah, tentu bayangan menakutkan langsung membayang di depan mata.

Sayangnya, seiring bertambahnya umur maka kinerja ginjal seseorang akan mengalami penurunan.

Apalagi jika seseorang menjalani gaya hidup yang tidak sehat, maka penurunan fungsi ginjal bisa menjadi sesuatu yang tak terelakkan lagi.

Bagi orang yang mengalami gagal ginjal atau penurunan fungsi ginjal, maka salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menjalani cuci darah atau yang dalam istilah kedokteran disebut hemodialisa (HD).

Biaya Cuci Darah
VerywellHealth.com

Cuci darah dilakukan oleh mereka yang menderita penyakit gagal ginjal tahap akhir, atau mereka yang kehilangan sekitar 85-90% fungsi ginjalnya dan memiliki GFR < 15.

Sepanjang yang kita tahu, cuci darah atau hemodialisa adalah prosedur kesehatan yang biayanya tak sedikit, tapi wajib dijalani pasien agar tubuhnya tetap bugar.

Jika seseorang telah dinyatakan terkena penyakit ginjal, ia akan merasa kehidupannya tidak nyaman, bahkan merasa bahwa ajalnya sudah dekat, karena menganggap penyakitnya ini tidak dapat diobati.

Meski cuci darah mampu menggantikan beberapa fungsi ginjal akibat kerusakan organ tersebut seperti mengeluarkan racun atau toksin, namun treatment ini tidak bisa digunakan untuk fungsi ginjal lainnya.

Biaya Sakit Ginjal Sangat Mahal

Sakit ginjal memang memerlukan biaya yang tak sedikit, itulah sebabnya orang yang menderita sakit ginjal selalu dipusingkan dengan soal biaya untuk berobat.

Karena tak hanya minum obat-obatan, ia juga harus dilakukan cuci darah setidaknya seminggu sekali.

Dalam sekali cuci darah saja dapat mengeluarkan uang jutaan rupiah. Itu saja belum termasuk biaya tahapan tes darah dan konsultasi dokter dll.

Maka tak heran jika mereka yang harus menjalani cuci darah, rela menjual semua asset berharganya agar tetap bisa membiayai pengobatannya.

Proses Cuci Darah Tidak Menyakitkan

Ada anggapan yang berkembang bahwa proses cuci darah membuat pasien merasa nyeri dan sakit. Padahal, anggapan ini salah besar.

Pasien mungkin mengalami penurunan tekanan, kesemutan, mual, maupun sedikit pusing. Namun keluhan ini bisa diatasi dengan mudah oleh para perawat yang berjaga.

Apabila kamu merasa sakit atau pun nyeri ketika melakukan cuci darah, jangan ragu memberitahu perihal rasa sakit kepada perawat ya.

Ketentuan Menggunakan JKN-KIS

Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang mengalami gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah, tak perlu khawatir.

Per 1 Januari 2018, surat rujukan ke Fasiltas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) berlaku satu kali untuk diagnosa dan tujuan rujukan yang sama. Kontrol ulang dapat dilakukan maksimal 3 bulan sejak tanggal rujukan awal dikeluarkan.

Peserta JKN-KIS dengan kondisi khusus yang menjalani kontrol dapat langsung ke rumah sakit tanpa ke FKTP dulu, dengan membawa surat kontrol dari dokter.

Bahkan untuk poliklinik hemodialisa, kemoterapi, thalassemia, dan rehabilitasi medik, peserta JKN-KIS dapat menggunakan nomor surat kontrol yang sama untuk satu bulan. Hal ini tak lain agar peserta JKN-KIS semakin mudah dan nyaman dalam berobat.

Itu baru satu kali cuci darah saja. Perihal lamanya siklus cuci darah biasanya harus dilakukan seumur hidup dan peserta JKN-KIS yang menjalani cuci darah tidak hanya satu dua orang.

Maka dari itu jika hanya mengandalkan besaran iuran yang dibayarkan oleh peserta yang bersangkutan, jelas biaya tidak akan cukup.

Sehingga hal tersebut, dibutuhkan dukungan dari semua peserta JKN-KIS untuk saling bergotong royong menanggung biaya pelayanan kesehatan.

Biaya Cuci Darah Terbaru

Proses Cuci Darah
medicalnewstoday.com

Jika menelisik biaya pengobatan pasien hemodialisa, biaya 1x cuci darah Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta rupiah, belum termasuk pemberian obat-obat selama menjalani rawat jalan jika diperlukan.

Jika kondisi fisik pasien menurun (Hb <7) membutuhkan transfusi darah, PMI menyediakan 1 kantong darah dengan biaya Rp 350 ribu sampai Rp 380 ribu.

Pemeriksaan rutin laboratorium darah Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu rupiah per bulan. Bisa kita bayangkan jumlah pengeluaran biaya pasien perbulan ‘hanya’ untuk berobat, belum mencakup biaya transpotasi (pulang-pergi ke RS/Klinik), makan / minum, dan biaya keperluan keseharian lain nya.

Menurut para pasien yang melakukan cuci darah dengan BPJS, mereka tak ditarik biaya apapun untuk cuci darah termasuk ketika dirawat inap di rumah sakit.

Waktu cuci darah berlangsung sekitar 5 jam, dilakukan sebanyak 2 – 3 kali per minggu. Akan tetapi, sesudah menjalani cuci darah ini bukan berarti pasien bisa sembuh sebab proses cuci darah hanya bertujuan untuk menggantikan fungsi ginjal sehingga penderita bisa hidup lebih lama.

Inilah yang membuat seseorang penderita ginjal terus melakuakn cuci darah seumur hidup dan bisa terbayang berapa biaya cuci darah di rumah sakit yang harus disediakan, seperti dilansir dokterdarah.com.

Berikut adalah rincian biaya Cuci Darah lebih jelasnya.

Cuci darah dengan BPJS

Biaya Cuci Darah dengan BPJS
Harga.info

Jika cuci darah yang dilakukan di rumah sakit menggunakan BPJS, maka BPJS hanya menanggung 2 kali cuci darah dalam seminggu.

sedangkan biaya cuci darah di rumah sakit untuk sisa dalam 1 minggu akan ditanggung sendiri oleh pasien.

  • Biaya cuci darah di rumah sakit: Rp 1.500.000 x 4 Minggu = Rp.6.000.000 /bulan
  • Biaya cuci darah Rp 6.000.000 x 12 bukan = Rp 72.000.000 /tahun
  • Biaya obat tambahan: Rp 20.000 x 7 hari = Rp 140.000 /minggu
  • Biaya obat tambahan per tahun: Rp 140.000 x 12 = Rp 1.680.000

Cuci Darah Tanpa BPJS

Biaya Cuci Darah Tanpa BPJS
Harga.info

Apabila cuci darah yang dilakukan tanpa menggunakan BPJS, maka dana yang harus dipersiapkan tentunya semakin banyak karena tidak mendapat bantuan.

  • Biaya cuci darah: Rp.1 500.000 x 3 sampai 4 minggu = Rp 24.000.000 /bulan
  • Biaya cuci darah per tahun: Rp 24.000.000 x 12 bulan = Rp 288.000.000 /tahun
  • Maka jika di total dengan obat lainnya, maka bisa mencapai Rp 300.000.000 lebih dalam setiap tahunnya.

Pasien BPJS kelas 1, 2, dan 3 tak akan mendapatkan perawatan dan perlakuan yang berbeda ketika menjalani cuci darah.

Perbedaannya hanya ada pada fasilitas kamar untuk rawat inap saja. Cukup dengan membayar iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 25.500 hingga Rp 81.000 per bulan, para penderita sakit ginjal kini dapat menikmati fasilitas cuci darah secara gratis.

Namun sebagian besar masyarakat kini sudah beralih menggunakan BPJS Kesehatan untuk mengcover seluruh kebutuhan perawatan kesehatannya, termasuk untuk cuci darah.

Beruntung BPJS ternyata juga menanggung keperluan para peserta BPJS, baik kelas 1, kelas 2, maupun kelas 3 untuk cuci darah.

Tidak jarang juga pasien yang sudah menyerah akan keadaan penyakit gagal ginjal ini karena harus bolak balik kerumah sakit.

Meskipun sekarang biaya untuk melakukan cuci darah terbilang tidak murah baik saat menggunakan BPJS maupun tanpa BPJS.

Jika seseorang lelah karena bolak-balik ke klinik atau rumah sakit. Maka transplantasi ginjal adalah jawabannya, di mana pasien menerima organ dari tubuh orang lain.

Operasi ini dapat sangat membantu orang dewasa bahkan anak-anak dengan penyakit ginjal karena setelah operasi mereka mungkin tak lagi memerlukan perawatan dialisis.

Baca Juga: Biaya CT Scan

Maka sebaiknya menjaga kesehatan ginjal kita secara khusus dan kesehatan seluruh tubuh kita secara umum agar terhindar dari penyakit yang berbahaya menjangkit bagian terpenting dalam tubuh.

Nah itu informasi lengkap mengenai besaran biaya cuci darah yang dibahas secara lengkap dan jelas yang bisa membantu kamu sebagai referensi apabila ada sodara, teman, tetangga, aau bahkan kamu ketika mengelami gejala gagal ginjal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait
Gambar Perpanjang SIM
SELENGKAPNYA

Biaya Perpanjang SIM

Seperti yang sudah diketahui, SIM merupakan identitas bahwa seseorang telah memiliki ijin untuk mengemudikan suatu kendaraan bermotor. SIM…
Gambar Masuk UI
SELENGKAPNYA

Biaya Kuliah UI

Salah satu Universitas terkenal di Indoensia yaitu Universitas Indonesia atau biasa disebut UI merupakan salah satu Universitas Negeri…
Gambar Visa Australia
SELENGKAPNYA

Biaya Visa Australia

Australia merupakan salah satu tujuan utama bagi warga negara indonesia atau WNI yang ingin melanjutkan pendidikan atau mungkin…