Biaya Cabut Gigi

Biasanya gigi yang bermasalah lebih sering terjadi pada anak kecil, selain karena faktor makanan, gigi anak kecil juga masih rapuh dan masih dalam masa pertumbuhan sehingga bisa muncul gigi yang baru.

Sedangkan untuk gigi orang dewasa umumnya memang lebih kuat, namun tidak menutup kemungkinan untuk terkena masalah juga. Untuk gigi orang dewasa ketika sudah dicabut, ia tidak akan tumbuh yang baru.

Nah, ketika gigi mengalami masalah, mungkin akan ada sebagian orang yang merasa malas untuk mencabutnya. Selain beranggapan cabut gigi itu sakit, sebagian orang juga takut gigi yang dicabut akan menggangu penampilan.

Hal tersebut tentu tidak bagus, karena melakukan cabut gigi yang bermasalah harus dilakukan agar tidak menyebarkan dampak buruk ke bagian gigi yang lain.

Masalah Apa Saja yang Membuat Gigi Harus di Cabut?

Gambar Penyebab Gigi Dicabut
drrozedentalclinic.com

1. Masalah Gigi Geraham Belakang

Ketika sudah dewasa, tepatnya saat umur 20an gigi geraham belakang baru mulai tumbuh. Masalahnya, orang dewasa umumnya sudah memiliki jumlah 28 gigi, jadi jika gigi geraham belakang tidak tumbuh dengan baik, kemunculannya malah bisa menggangu gigi yang lain.

Misalnya gigi geraham belakang yang bertubrukan dengan gigi yang sudah ada, sehingga menimbulkan rasa sakit atau gigi geraham belakang yang tumbuh terlalu banyak sehingga menyebabkan mulut tidak nyaman.

Selain itu, gigi geraham yang mengalami masalah juga bisa mengakibatkan gigi sulit dibersihkan, yang imbasnya bakteri akan berkembang dengan lebih cepat.

Nah, sebelum gigi tersebut diserang oleh bakteri yang bisa menjadikannya terkena gangguan gingvitis, karies gigi, dan asbes. Maka gigi geraham belakang harus cepat-cepat dicabut.

 

2. Masalah Infeksi

Perlu diketahui, manusia memiliki akar gigi yang didalamnya terkandung pembuluh darah atau saraf. Dalam dunia medis, akar gigi tersebut biasa disebut pulpa.

Ketika gigi Anda mulai berlubang, bakteri bisa masuk melalui lubang tersebut dan mengakibatkan pulpa infeksi.

Memang infeksi pulpa bisa disembuhkan melalui penggunaan antibiotik dan Root Canal Theraphy (RCT).

Namun jika pengobatan tersebut sudah tidak mempan, maka langkah terakhir yang harus dilakukan adalah melakukan pencabutan gigi agar bakteri tidak menyebar ke gigi yang lain.

 

3. Masalah Gusi

Ketika gusi bengkak, hal itu bisa membuat gigi sulit dibersihkan dan bakteri bisa berkembang. Selain gigi akan terasa sakit, bakteri tersebut juga bisa menular ke bagian gigi lain sehingga harus cepat dicabut.

Selain gusi yang bengkak, tulang  pendukung pada gigi serta jaringgannya yang terkena infeksi juga bisa membuat gigi perlu dicabut.

 

4. Masalah Rahang

Ketika tumbuh gigi yang baru, bisa saja disekitarnya terjadi pertumbuhan kista. Sebelum menyebar, tentu sangat perlu dilakukan pencabutan gigi.

 

5. Masalah Kecelakaan

Saat kecelakaan terjadi, bisa saja gigi yang tadinya normal akan berada di garis patah tulang rahang, sehingga mau tidak mau harus dilakukan pencabutan.

Selain itu, gigi yang mengalami luka serius saat kecelakaan terjadi juga perlu untuk dicabut.

Cara Cabut Gigi

Gambar Persiapan Cabut Gigi
healthline.com

1. Melakukan Persiapan

Bagi Anda yang perokok, sebelum melakukan cabut gigi sebaiknya Anda tidak melakukan kegiatan tersebut.

Kemudian jika Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan, seperti obat aspirin (obat pengencer darah), semestinya dihentikan terlebih dahulu agar tidak terjadi pendarahan gigi.

Selanjutnya jika Anda tidak termasuk dalam dua kategori diatas, dokter akan melakukan berbagai cara agar Anda siap menjalani pencabutan gigi.

Seperti pemberian antibiotik bagi Anda yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, sedang menderita infeksi, atau jika dokter memperkirakan pencabutan gigi akan berlangsung lama.

Selain antiobiotik, dokter juga akan memberikan obat penenang jika Anda merasa gelisah sebelum melakukan cabut gigi.

Dalam suatu keadaan Anda bisa saja dibius jika saja terjadi impaksi gigi atau gigi yang dicabut lebih dari satu.

2. Melakukan Pencabutan Gigi

Secara garis besar cara yang digunakan untuk mencabut gigi dibagi mencadi dua, yaitu cara sederhana dan cara dengan pembedahan.

Cara sederhana yaitu cara yang dilakukan untuk mencabut gigi ketika mahkota gigi sudah terlihat.

Sebaliknya, jika mahkota gigi yang akan dicabut belum terlihat maka dokter akan melakukan cara pembedahan.

Jika “cara cabut gigi” sudah ditentukan, maka berikut adalah langkah-langkah yang akan dilakukan dokter secara sederhana dalam melakukan pencabutan gigi.

Agar gigi tidak terasa sakit saat dicabut, dokter akan memberikan suntik bius lokal pada saraf gigi.

Tenang saja, Anda tidak perlu takut dengan suntikan tersebut, dikarenakan area yang akan disuntik sudah diolesi gel anestesi oleh dokter agar rasa sakit suntikannya  bisa berkurang.

Selanjutnya dokter akan menggunakan pengungkit untuk menggoyangkan gigi Anda, ukuran dan jenis pengungkit tersebut disesuaikan dengan gigi Anda tentunya.

Setelah diungkit beberapa kali dan dirasa sudah cukup kendur, ini saatnya gigi Anda dicabut menggunakan tang.

Yang terakhir dokter akan memberikan kasa untuk menghentikan darah yang keluar dari lubang gigi yang baru saja dicabut.

3. Setelah Gigi Dicabut

Ketika Anda telah selesai melakukan cabut gigi, Anda bisa langsung pulang kerumah dan melakukan perawatan sederhana agar cepat pulih seperti berikut :

Tetap tempelkan kapas yang diberikan dokter selama kurang lebih 3-4 jam. Ini dilakukan agar darah semakin cepat membeku dan tidak mengalir lagi.

Anda bisa menggunakan es batu yang kecil kemudian dilapisi dengan kain atau kantong untuk ditempelkan pada gusi. Cara tersebut efektif agar gusi Anda tidak terjadi pembengkakan.

Paling tidak hindari makanan yang teksturnya keras selama satu minggu, dan konsumsilah makanan yang lembut seperti bubur, pisang, sup, dan sebagainya.

Saat mengunyah makanan jangan menggunakan bagian gigi yang telah dicabut, gunakanlah sisi yang lain.

Supaya proses pembekuan darah tidak terganggu, sebaiknya Anda tidak minum menggunakan sedotan selama 24 jam, karena dikhawatirkan akan menyenggol bagian gusi yang baru saja dicabut giginya.

Hati-hati saat menggosok gigi, jangan sampai mengenai lubang gigi yang dicabut.

Pada hari pertama jangan berkumur terlebih dahulu, kemudian di hari berikutnya sudah boleh berkumur namun menggunakan air hangat.

Jangan menyenggol-nyenggol lubang gigi dengan lidah Anda.

Minum obat yang diberikan dokter sesuai dengan resep yang tertulis.

Jika Anda perokok sebaiknya hentikan terlebih dahulu agar penyembuhannya bisa cepat.

Jangan lakukan aktivitas berat dan disarankan untuk beristirahat selama 24 jam.

Saat hendak tidur, Anda bisa menggunakan bantal sebagai penyangga kepala.

Selanjutnya proses penyembuhan lubang gigi yang dicabut berlangsung selama kurang lebih dua minggu.

Sedangkan untuk penyembuhan tulang dan jaringan di sekitar gigi membutuhkan waktu yang lebih lama.

Jika terjadi hal-hal yang seperti keluar nanah, demam, atau nyeri yang berlebih silahkan hubungi dokter untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

 

Lalu, Berapa Biaya Cabut Gigi ke Dokter?

Gambar Cabut Gigi
advancedanderson.com

Sebenarnya biaya cabut gigi sangat bervariasi, tergantung dimana Anda melakukan cabut gigi dan tindakan apa yang dilakukan.

Biasanya jika Anda melakukan cabut gigi di puskesmas biayanya akan jauh lebih murah, yaitu dibawah Rp 150.000. Sedangkan jika Anda cabut gigi di klinik atau rumah sakit harga yang di taksir mulai dari Rp 200.000 – Rp 1.000.000an.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami berikan rincian biaya cabut gigi menurut jenis tindakannya.

 

Jenis Tindakan Cabut GIgiPerkiraan Biaya
Cabut Gigi Geraham BelakangRp 712.000 – Rp 1.220.0000
Cabut Gigi Sulung NormalRp 245.000
Cabut Gigi PermanenRp 315.000
Cabut Gigi Open MethodRp 740.000
OdontectomiRp 1.550.000 – Rp 4.100.000
Cabut Gigi AnakRp 100.000 per gigi
Cabut Gigi Dewasa oleh Dokter Gigi UmumRp 150.000 per gigi
Cabut Gigi Dewasa dengan PenyulitRp 300.000
Cabut Gigi oleh Dokter Bedah MulutRp 500.000
Cabut Gigi dengan Penyulit oleh Dokter Bedah MulutRp 1.250.000

 

Sekali lagi dikarenakan biaya cabut gigi sangat bervariasi tergantung kepada dokter mana Anda berobat, jadi biaya diatas hanya dapat dijadikan sebagai kisaran saja. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mengunjungi klinik dan menanyakan biayanya terlebih dahulu.

Baca Juga : Biaya Scaling Gigi

Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk terus menjaga kesehatan gigi ya. Terimakasih..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait
Gambar Biaya Transfer Antar Bank
SELENGKAPNYA

Biaya Transfer Antar Bank

Melakukan jual beli melalui transfer memang sudah marak dilakukan oleh masyarakat jaman sekarang. Dengan menggunakan sistem transfer tersebut,…
Gambar Tambal Gigi di Puskemas
SELENGKAPNYA

Biaya Tambal Gigi

Gigi merupakan anggota tubuh yang sangat penting sekali bukan hanya berfungsi sebagai untuk memakan makanan gigi juga berfungsi…
Gambar UGM
SELENGKAPNYA

Biaya Kuliah UGM

Dalam mencapai masa depan yang lebih terjamin, salah satu jalan yang dapat ditempuh setelah lulus SMA/ SMK adalah…